3219 KALI DIBACA

Pangdam I/BB Bersama Seribuan Jamaah Masyarakat Tunaikan Shalat Idul Adha 1440 H di Makodam I/BB

Pangdam I/BB Bersama Seribuan Jamaah Masyarakat Tunaikan Shalat Idul Adha 1440 H di Makodam I/BB

Infomedan.Medan.Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah bersama Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin, Irdam, para Asisten Kasdam I/BB, pejabat teras Kodam I/BB serta Ketua Persit KCK PD I/BB, Ny Trisasanti MS Fadhilah dan para pengurus,menunaikan shalat Idul Adha 1440 H di halaman Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Minggu (11/8/2019).

Shalat yang dimulai pukul 07.30 Wib pagi diikuti seribuan jamaah dan dipimpin oleh imam/khotib, Dr KH Rasyidin Bina, MA.

Tema shalat ied dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H di Makodam I/BB tahun 2019 ini mengangkat tema “Jadikan Hikmah Idul Adha Tahun 1440 H/2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Ketaqwaan dan Semangat Rela Berkorban Guna Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Dalam khutbahnya, khotib menerangkan, hari ini secara serentak di seluruh dunia, gema takbir berkumandang memuja Asma Allah SWT yang diekspresikan dengan rasa syukur dan tawakal.

Dalam konteks menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI tahun 2019 yang beberapa hari ke depan diperingati, khotib mengajak seluruh jamaan shalat Ied untuk bersyukur karena seluruh bangsa Indonesia telah diberi kesempatan hidup di alam kemerdekaan.

“Allah SWT telah memberikan kemerdekaan kepada Indonesia, sehingga seluruh komponen bangsa yang terdiri dari beragam suku, menjadi bersatu dalam bingkai NKRI,” ucap khotib.

Di kesempatan ini, khotib juga mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama di Sumatera Utara untuk mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena atas darma bakti dan perjuangan serta pengorbanan para prajuritnya telah memberikan alam kemerdekaan kepada seluruh bangsa Indonesia.

“Semoga Allah SWT melindungi mu, keluarga mu dan anak cucu mu wahai prajurit TNI di manapun berada,” ucap khotib.

Di bagian lain khutbahnya, khotib juga menceritakan kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih anak kesayangannya, Ismail. Dalam konteks ini, khotib menjelaskan, bahwa Allah SWT memberi iktibar kepada ummat untuk pasrah dan sabar atas kuasa NYA.

Dari kisah Nabi Ibrahim AS dengan anaknya Nabi Ismail AS ini, ada hikmah yang bisa dipetik. Yakni totalitas Nabi Ibrahim AS dan militansi Nabi Ismail AS atas kepatuhan kepada Allah SWT.

“Bahwa anak adalah titipan, sehingga hanya kepada Allah SWT sajalah tujuan akhir. Hal ini menegaskan kepada ummat manusia untuk rela berkurban terhadap sesuatu yang paling disayangi. Karena, semua yang ada di muka bumi ini adalah milik Allah SWT semata,” pungkasnya.

Usai pelaksanaan shalat Ied, Pangdam I/BB bersama Kasdam I/BB dan para pejabat utama Kodam I/BB, saling bersalaman dan bermaaf-maafan dengan para jamaah.

(Sumber: Pendam I/BB & Infomedan.net)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below